Perselingkuhan menjadi "racun" paling
hebat dalam sebuah pernikahan. Mengapa? Karena komitmen yang sudah
disepakati bersama ternyata dilanggar salah satu pihak hanya demi
kesenangan sementara.
Perselingkuhan juga akan memengaruhi
pihak yang dikhianati dengan cara yang dahsyat: fisik, mental, dan
psikis. Namun, mengapa masih banyak saja pihak yang bertahan dengan para
peselingkuh? Kasus ini banyak dialami oleh kaum wanita yang, paling
tidak, memiliki tujuh alasan paling umum bertahan dengan pria
peselingkuh.
Keyakinan cinta akan mengalahkan segalanya
Cinta memang bisa membuat orang gila. Cinta pula yang akhirnya membuat seorang wanita memaafkan pengkhianatan yang dilakukan oleh pasangannya. Seperti dikutip dari Divorced Mom.com, cinta memang menjadi peneduh bagi banyak hal. Hanya saja, pastikan cinta Anda memberi keteduhan pada hal-hal yang berarti untuk bertahan dalam sebuah hubungan.
Cinta memang bisa membuat orang gila. Cinta pula yang akhirnya membuat seorang wanita memaafkan pengkhianatan yang dilakukan oleh pasangannya. Seperti dikutip dari Divorced Mom.com, cinta memang menjadi peneduh bagi banyak hal. Hanya saja, pastikan cinta Anda memberi keteduhan pada hal-hal yang berarti untuk bertahan dalam sebuah hubungan.
Wanita tidak suka gagal dalam cinta
Manusia tidak suka akan kegagalan. Khusus untuk wanita, mereka tidak suka gagal dalam hal romansa. Maka itu semua hal akan dilakukan agar hubungan percintaan mereka bertahan sebaik mungkin. Tapi psikolog Janne Lomasky punya pendapat bahwa kegagalan akan jadi peluang Anda untuk tumbuh belajar. "Jika Anda tidak pernah gagal dalam hal apa pun, maka Anda tidak akan pernah belajar," ujar Lomasky.
Manusia tidak suka akan kegagalan. Khusus untuk wanita, mereka tidak suka gagal dalam hal romansa. Maka itu semua hal akan dilakukan agar hubungan percintaan mereka bertahan sebaik mungkin. Tapi psikolog Janne Lomasky punya pendapat bahwa kegagalan akan jadi peluang Anda untuk tumbuh belajar. "Jika Anda tidak pernah gagal dalam hal apa pun, maka Anda tidak akan pernah belajar," ujar Lomasky.
Takut keluar dari zona nyaman
Wanita yang sudah menjalin hubungan dengan seseorang, sudah menginvestasikan waktu, pikiran, dan hatinya. Ia pun sudah merasa nyaman dengan kehadiran si pria dalam hidupnya. Maka itu untuk menendang keluar pria itu dalam hidupnya, sama saja menyuruhnya keluar dari zona nyaman. Perlu diingat bahwa tidak semua wanita siap menghadapi kejadian yang tidak bisa diduga di luar sana.
Wanita yang sudah menjalin hubungan dengan seseorang, sudah menginvestasikan waktu, pikiran, dan hatinya. Ia pun sudah merasa nyaman dengan kehadiran si pria dalam hidupnya. Maka itu untuk menendang keluar pria itu dalam hidupnya, sama saja menyuruhnya keluar dari zona nyaman. Perlu diingat bahwa tidak semua wanita siap menghadapi kejadian yang tidak bisa diduga di luar sana.
Mencari pembenaran
Ketika mengetahui sudah dikhianati, wanita cenderung menyalahkan dirinya sendiri. Ia akan mulai berpikir, "Mungkin cara saya berdandan kurang menarik." Atau "Mungkin saya kurang perhatian". Masalahnya, alasan macam ini kerap jadi pembenaran bertahan dengan si peselingkuh. Dikatakan oleh Lomasky, sebaiknya Anda jujur dengan diri sendiri. "Alasan adalah cara termudah untuk menghindar dari kenyataan," ujarnya.
Ketika mengetahui sudah dikhianati, wanita cenderung menyalahkan dirinya sendiri. Ia akan mulai berpikir, "Mungkin cara saya berdandan kurang menarik." Atau "Mungkin saya kurang perhatian". Masalahnya, alasan macam ini kerap jadi pembenaran bertahan dengan si peselingkuh. Dikatakan oleh Lomasky, sebaiknya Anda jujur dengan diri sendiri. "Alasan adalah cara termudah untuk menghindar dari kenyataan," ujarnya.
Kepercayaan diri rendah
Wanita yang punya kepercayaan diri rendah, akan merendahkan nilai dirinya. Mereka takut apabila berpisah dengan si peselingkuh, tidak akan ada pria lain yang akan tertarik padanya.
Wanita yang punya kepercayaan diri rendah, akan merendahkan nilai dirinya. Mereka takut apabila berpisah dengan si peselingkuh, tidak akan ada pria lain yang akan tertarik padanya.
Posesif
Wanita dengan kepribadian posesif, tidak rela membayangkan pria pasangannya bermesraan dengan wanita lain. Ia akan menerima sifat pembohong, penipu, dan peselingkuh si pria, asalkan ia tetap menjadi miliknya.
Wanita dengan kepribadian posesif, tidak rela membayangkan pria pasangannya bermesraan dengan wanita lain. Ia akan menerima sifat pembohong, penipu, dan peselingkuh si pria, asalkan ia tetap menjadi miliknya.
Ayah dari anak-anaknya
Ini mungkin jadi alasan paling kuat dari seorang wanita yang enggan melepas si peselingkuh. Karena masa depan anak bisa rusak ketika orangtuanya terpecah.
Ini mungkin jadi alasan paling kuat dari seorang wanita yang enggan melepas si peselingkuh. Karena masa depan anak bisa rusak ketika orangtuanya terpecah.
